Ilham Yuki membeberkan rahasia chemistry skuad SMAN 10 Jogjakarta. Percaya satu sama lainlah yang menjadikan mereka tak terbendung selama di lapangan.

"Soalnya percuma jago tapi nggak percaya sama tim. Yang ada malah bikin permainan amburadul," ungkap Ilham.

Salah satu cara agar ikatan ini menguat adalah dengan sering nongkrong bareng di sekolah. Hal ini kerap dilakukan Ilham dan skuadnya seusai latihan.

Tak melulu di tempat tongkrongan, mereka juga kerap menghabiskan waktu di lapangan. Mulai dari obrolan ringan, gurauan, hingga membahas hasil latihan seolah menjadi penyatu mereka.

"Kebetulan juga timku ini nggak semuanya pernah main basket. Lebih banyak yang memulai dari nol. Karena itu kami guyub dan saling support. Pemain yang nggak bisa basket pun bisa berkembang. Iklim ini yang menurutku bikin tim basketku bisa seperti sekarang," ungkapnya.

Ilham juga bercerita bahwa ada satu momen yang tidak akan ia lupakan. Percaya satu sama lain yang dilakukan skadu SMAN 10 Jogjakarta juga berhasil membuat timnya meraih dua kemenangan dari tiga laga.

Salah satunya didapat dengan laga yang sangat menegangkan. Bahkan berakhir buzzer beater dan membuat Smuten menang. 

Meski dalam kondisi tertekan dan ada pemain yang sempat melakukan kesalahan di lapangan, Smuten tak saling menyalahkan. Justru memberi semangat agar bisa lebih baik lagi. "Harapanku, hal ini bisa terus terjaga. Jadi bisa bikin tim semakin tangguh," harapnya. (*)

Populer

Tampil Moncer, Yudha Saputra Pimpin Indonesia Patriots Taklukkan Prawira Bandung
SMAN 77 Jakarta Gelar Belajar Tatap Muka, Kelas XII Mulai Hari Jumat Pekan Ini
Kerjasama Solid, SMAN 1 Manyar Gresik Raih Hasil Positif
Fabiola Umaida, Dulu Kapten Basket Kini Merajut Mimpi Jadi Reserse Polisi
Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa