Sebaik apa pun fundamental jika tidak diimbangi dengan mental juara akan menjadi sia-sia. Inilah yang diutarakan oleh pelatih tim SMA Jembatan Budaya Badung, Moch Fauzie Santoso. Ia menuturkan, selain memperkuat fisik, ia akan melakukan program latih tanding.

"Sebenarnya saya sudah sampaikan ke anak-anak untuk melakukan program latih tanding, dan mengikuti kompetisi lokal. Sayang pandemi coronavirus membuat semua rencana ini harus ditunda dulu," ujar coach Fauzie.

Meski begitu, bukan berarti JBS tidak melakukan persiapan apa pun. Beberapa bulan sebelum pandemi, coach Fauzie memberikan latihan fisik dan fundamental secara intens. Tujuannya agar timya semakin siap sebelum melakukan program latih tanding.

Untuk funfamental, coach Fauzie melakukan peningkatan akurasi shooting dan penajaman lini serang. Sedangkan untuk fisik, tujuan dari program latihannya adalah meningkatkan general kebugaran anak asuhnya,

“Saya selalu tekankan bahwa menang dalam game adalah bonus. Yang terpenting adalah bagaimana mereka respek ke lawan, kerja keras, pantang menyerah, optimistis, serta karakter spiritual. Karena karakter basket akan dibawa seumur hidup,” tutur coach Fauzie.(*)

Yuk beli kaus 'DBL Region' dari Mainbasket untuk Bersatu Saling Bantu Penanganan COVID-19. Selengkapnya klik banner di bawah ini.

Populer

Smala Dance Crew Nge-Dance di Kantor DBL Indonesia
Be Ready, Pendaftaran Honda DBL 2019 Segera Dimulai!
Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Iplu Masih Bertahan, Coach Nico Puas dengan Kemenangan Tim
Billal Minavi Amankan Uang THR untuk Lancarkan Misi Healing!