Melangkah ke babak big eight Honda DBL North Sulawesi Series merupakan pencapaian bagus untuk tim debutan MAN Model Manado. Sayang, kurangnya jam terbang membuat mereka tak mampu melangkah lebih jauh.

Pelatih Taufik Padlilah juga menilai timnya masih memiliki banyak kekurangan dalam hal fisik dan teknik setiap individunya. Maka dari itu, ia langsung melakukan evaluasi dan pembenahan agar timnya tampil lebih baik tahun ini.

“Musim lalu memang kami terkesan buru-buru. Saya masuk sebagai pelatih hanya beberapa bulan sebelum kompetisi dimulai. Karena memang sekolah ini ingin memaksimalkan bakat basket yang ada. Semoga tahun ini bisa lebih sukses,” ujarnya.

Sebagai awal pembenahan tim, coach Taufik memberikan materi workout untuk memantapkan fisik para pemainnya. Hal itu masih diteruskan hingga saat para pemainnya harus mengalami self quarantine.

“Setelah membenahi fisik, saya menganalisis bagaimana cara bermain setiap pemain. Setelah itu saya coba untuk memberikan masukan teknik-teknik yang bisa mereka pakai sehingga bisa memaksimalkan posisi yang dimainkan,” tuturnya.

Musim ini MAN Model Manado akan tampil dengan banyak pemain baru yang belum pernah merasakan atmosfer DBL. Akan tetapi coach Taufik yakin mereka akan mudah menyesuaikan diri karena terbiasa berlatih dan bertanding di klub basket lokal.

“Seperti tahun sebelumnya, banyak pemain berposisi point guard dan forward. Memang mereka baik saat tim menguasai bola, lalu melancarkan serangan dengan efektif. Untuk defense-nya masih perlu banyak belajar," imbuhnya.

Tak hanya ingin tampil lebih baik ketimbang musim lalu, coach Taufik mengincar tempat lebih tinggi di kompetisi Honda DBL tahun ini.

"Saya berharap mereka bisa mengeluarkan kemampuan di lapangan dengan maksimal. Sehingga bisa memenangkan setiap pertandingan yang dihadapi. Semoga kami mencapai semifinal tahun ini," tutur pelatih 27 tahun ini.(*)

Yuk beli kaus 'DBL Region' dari Mainbasket untuk Bersatu Saling Bantu Penanganan COVID-19. Selengkapnya klik banner di bawah ini..

Populer

Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Tampil Moncer, Yudha Saputra Pimpin Indonesia Patriots Taklukkan Prawira Bandung
Indonesia Arena: Stadion Indoor Baru Kebanggaan Indonesia
Kaleidoskop: Laga Sengit Sepanjang Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025
Kaleidoskop: Dulu Pemain, Kini Pelatih! Eits Ada Anak Bung Towel