SMAN 1 Balikpapan si Penghenti Langkah Juara Bertahan

| Penulis : 

SAMARINDA – Pertandingan bergengsi tersaji di lanjutan Honda DBL East Kalimantan Series 2019, Selasa sore (30/7). Dua tim kuat saling bertemu, yakni tim putra SMAN 1 Balikpapan dengan pemegang gelar juara tahun lalu, SMAN 2 Sangatta Utara.

Pertandingan ini sangat meriah. Apalagi suporter kedua tim tak henti-hentinya memberikan dukungan. Dominasi SMAN 1 Balikpapan terlihat sejak kuarter pertama ditutup. Mereka unggul 9-6. Pada kuarter kedua, sang Jawara, SMAN 2 Sangatta Utara berusaha mengejar ketertinggalan. Namun para pemain SMAN 2 Sangatta Utara beberapa kali gagal mencetak poin.

Salah satu penyebabnya adalah rapatnya pertahanan SMAN 1 Balikpapan. Tim ini punya sejumlah pemain yang menang dalam hal postur. Itu yang membuat SMAN 2 Sangatta Utara kesulitan mencuri poin lewat under ring atau layup. Akhirnya SMAN 2 Sangatta Utara coba cari peluang lewat tembakan-tembakan tiga angkat. Tapi itu juga belum banyak membantu. Hingga kuarter kedua berakhir skor 18-10 untuk keunggulan SMAN 1 Balikpapan.

Di kuarter ketiga, SMAN 1 Balikpapan makin beringas mengobrak-abrik field goal SMAN 2 Sangatta. Selisih skor pun semakin menganga. Berada di atas angin tak membuat SMAN 1 mengendurkan daya gedornya. Mereka justru berhasil menambah poin. Kuarter ini berkesudahan dengan skor 26-14.

Pada kuarter berikutnya hasil pertandingan tak banyak berubah. SMAN 1 Balikpapan pun dipastikan melenggang ke babak big eight dengan kemenangan telak, 37-16. Dan sang Jawara, harus tersungkur di babak 16 besar. 

Sementara itu Pelatih SMAN 1 Balikpapan Riswan Andi Garu mengaku belum puas dengan permainan timnya. "Saya bangga dengan permainan anak-anak, tapi belum puas. Ada sejumlah perbaikan yang harus kami lakukan untuk menghadapi laga big eight nanti," ujarnya.(nq/mic)

Hasil lengkap pertandingan ini klik di sini

Populer

Be Ready, Pendaftaran Honda DBL 2019 Segera Dimulai!
Smala Dance Crew Nge-Dance di Kantor DBL Indonesia
Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Kepergian Dona Olyvia, Juara DBL East Java-West 2024, Menyisakan Banyak Kenangan
Kaleidoskop: Dulu Pemain, Kini Pelatih! Eits Ada Anak Bung Towel