Makayla Pradanitya Jati, Pemain SMA Jubilee Jakarta tampil impresif selama membela timnya di gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta. Kepiawaiannya di lapangan sukses membawa Jubilee kembali ke Final untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2022 lalu.
Kontribusi besarnya untuk Jubilee di musim ini bahkan menghadiahkannya predikat Most Valuable Player (MVP). Makayla tidak menyangka namanya didapuk sebagai pemain terbaik DBL Jakarta musim ini.
Hal tersebut ditengarai oleh Jubilee yang lagi-lagi harus terpeleset di Final DBL Jakarta kontra SMAN 70 Jakarta (Bulungan) dengan skor tipis 37-38 pada Jumat, 6 Desember lalu.
Makayla sempat mengira bahwa pemain yang mendapat predikat MVP berasal dari Bulungan yang notabene sang juara musim ini.
Baca juga Dua Anak, Dua Final, dan Sang Ibu yang Selalu Ada Bagi Ryan dan Reyhan Emmanuel!
"Gak nyangka sih, jujur. Soalnya aku kira kan yang bakal dapet MVP tuh yang menang. Tapi pas selesai game langsung dikasih tau kalau aku dapet MVP," ucapnya.
Makayla mengawali perjalannya di olahraga basket sejak duduk di bangku kelas 3 SD. Kerap melihat kedua orang tuanya berlatih, Makayla kecil jadi tertarik mengikuti jejak kedua orang tuanya.
Perjalanan pertamanya bermain basket diawali saat ia tergabung di klub sekolah. Makayla bercerita, ia pernah dirundung temannya saat bertanding karena dianggap tidak bisa bermain basket.
Sejak saat itu, Makayla memutuskan menekuni basket hingga saat ini ia mengarungi perjalanan tiga tahun bersama Jubilee di DBL Jakarta.
Baca juga Kemenangan Bulungan Jadi Early Gift untuk Ibunda Gweneza
"Waktu itu aku suka nontonin mama sama papa scrimmage, jadinya aku tertarik basket dan ikut basket di sekolah tapi tim c gitu deh. Pernah di-bully gitu dulu sama temen kayak 'eh jangan passing ke Makayla, dia kan ga bisa main'. Aku sakit hati dengernya, akhirnya aku minta ke orang tua buat masukin aku ke klub," ungkapnya melanjutkan.
Kini sang kapten Jubilee itu berada di bangku kelas XII, artinya usai sudah perjalanan Makayla bersama Jubilee di DBL Jakarta sebagai pemain. Perasaan senang, deg-degan, hingga takut sudah dirasakan Makayla sejak membela Jubilee.
Jubilee akan kehilangan hampir seluruh rosternya musim depan, sebab delapan pemain termasuk Makayla dari 12 pemain telah lulus SMA. Makayla berharap para pemain regenerasi Jubilee di musim mendatang
"Aku berharap temen-temen bisa Final lagi di Championship. Tentu lah pengen melihat mereka bisa jadi juara, intinya aku berharap mereka bisa mencapai lebih dari apa yang sudah dicapai beberapa tahun ini," tutup Makayla sembari berharap.(*)
Profil Makayla Pradanitya Jati bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)