PP Perbasi DKI Jakarta memberikan apresiasi untuk peraih emas PON XXI/2024. Ketua Pengprov Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim menyerahkan tanda mata untuk perwakilan tim pada Jumat (6/12) di Indonesia Arena.
Penyerahan ini bertepatan dengan acara Final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta di Indonesia Arena. Pemberian apresiasi itu tidak lepas dari keberhasilan Jakarta di PON XXI/2024 Aceh-Sumut.
Jakarta berjaya dengan mengawinkan emas 5x5 tim putra dan putri. Dua emas itu membawa Jakarta menjadi juara umum di multievent nasional empat tahunan tersebut. Saat itu, ada beberapa alumnus DBL yang juga turut membela tim dalam memenangkan gelar juara.
Dari sisi putri, ada 9 alumnus DBL dari total 11 pemain tim putri Jakarta di PON. Sedangkan dari tim putra ada 8 pemain yang merupakan alumnus DBL.
Baca juga: Bulungan Pertahankan Gelar Juara DBL Jakarta!
"Setelah selesai PON itu semua anak-anak langsung kembali. Belum sempat ada pemberian apresiasi buat para atlet. Nah, di event Final DBL Jakarta ini kami diberi kesempatan untuk menyampaikan apresiasi bagi peraih emas tersebut," kata Lexyndo.
Apresiasi tersebut berupa gambar karikatur para pemain yang meraih emas PON. Selain itu, Perbasi Jakarta juga membuatkan kartu trading pemain, seperti halnya kartu basket. Perbasi Jakarta rencananya akan merilis kartu tersebut dalam waktu dekat.
Pada kesempatan itu, turut hadir pula Keira Hadinoto (SMAN 70 Jakarta), Syarafina Ayasha (SMAN 70 Jakarta), dan Chelsea Jovanka (SMA Santa Ursula Jakarta). Mereka adalah pemain dari DBL Jakarta.
"Ini sebagai kenang-kenangan dan ucapan terima kasih kami kepada para pemain. Mudah-mudahan apa yang mereka lakukan bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Jakarta," lanjut Lexyndo.
Lexyndo menambahkan bahwa bonus secara materi akan diberikan oleh pihak Pemerintah DKI Jakarta. Ia berharap ke depan Jakarta bisa meneruskan prestasi dengan meraih hattrick di PON 2028.
Dalam final PON 2024, Jakarta mengalahkan Jawa Timur. Baik dalam final putra dan putri. Tim putra mengalahkan Jatim 62-57 dalam pertandingan di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Ini menjadi pertama kalinya tim putra Jakarta meraih back to back juara PON. Raihan itu sebelumnya terjadi pada PON 2004 Sumatera Selatan dan PON 2008 Kalimantan Timur. Dalam edisi berikutnya, Jakarta bahkan tidak lolos final 2012 dan 2014.
Sedangkan untuk tim putri, mereka menundukkan Jawa Timur dengan skor 77-56. Hasil tersebut sekaligus membalas kekalahan pada edisi sebelumnya di PON XX/2021 Papua. Saat itu Jakarta tunduk 56-37. (rag)